SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Komplotan Pencuri Pakaian Viral di Jalan Perjuangan, Begini Modusnya

×

Komplotan Pencuri Pakaian Viral di Jalan Perjuangan, Begini Modusnya

Sebarkan artikel ini

MEDAN – Komplotan pencurian pakaian beraksi di toko AP Store di Jalan Perjuangan, Sei Kera Hilir I, Medan Tembung. Sebelas potong celana berhasil dibawa kabur pelaku yang ditaksir berjumlah lima orang. Sementara pemilik toko mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah.

Aksi kawanan pelaku itu pun viral di media sosial. Pemilik toko, Putri Wulandari, 27 tahun, mengaku sengaja memviralkan aksi kawanan pelaku agar pedagang lain tidak menjadi korban sepertinya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dijelaskan Putri, kawanan pelaku beraksi, Kamis (27/2/2025) pukul 19.21 Wib. Para pelaku sengaja mengelabui Putri dengan membuatnya sibuk.

Saat bersamaan, pelaku lain menjalankan aksinya dengan menyembunyikan celana ke dalam selangkangannya.

BACA JUGA:  Universitas Tjut Nyak Dhien Wisuda 527 Lulusan, Buka Sejumlah Program Magister

“Pelaku itu sekitar lima orang. Awalnya yang turun itu tiga orang perempuan. Mereka menutupi wajah saya pakai baju, berpura-pura bertanya. Saat saya menjelaskan, pelaku lain beraksi di sebelah sana. Pertama itu mereka bawa 7 potong celana,” kata Putri ditemui di tokonya, Minggu (2/3/2025).

Lanjut dikatakan perempuan yang tinggal di Jalan Tuba II, Medan Denai itu, kawanan pelaku menjalankan aksinya dua kali. Kali kedua, pelaku memanggil rekannya seorang lelaki dari dalam mobil.

Sama halnya dengan aksi pertama, pelaku pria diajak bergabung untuk berpura-pura mengukur baju ke badannya.

“Aksi kedua itu mereka bawa 4 potong lagi celana. Yang laki-laki diajak turun dari mobil, pura-pura mau ngepaskan baju. Padahal mereka tidak ada beli sepotong pun,” ucapnya.

BACA JUGA:  Minggu Ini, Car Free Day Disemarakkan Sosialisasi Hari Antikorupsi Sedunia

Akibatnya, kata Putri, ia dan suaminya mengalami kerugian hampir Rp 2 juta. Aksi kawanan pelaku itu pun berdurasi 10 hingga 15 menit.

“Semoga pemilik toko pakaian lain tidak menjadi korban. Jadi bisa melihat ciri-ciri dan modus pelaku dari video yang saya sebar. Karena mereka main cuma 15 menit dan pakai mobil, jadi kita nggak sangka,” ujarnya. (Adi)