SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KRIMINAL

Sempat Berkelahi Dengan Para Pelaku Martius Ginting Sempat Berteriak Minta Tolong

×

Sempat Berkelahi Dengan Para Pelaku Martius Ginting Sempat Berteriak Minta Tolong

Sebarkan artikel ini
Jenazah Martius Ginting saat tiba di rumah duka. (Foto: Adi/Mawartanews)

Deli Serdang – Isak tangis istri dan tiga anak Martius Ginting pecah setelah jenazah pria 45 tahun itu tiba di rumah duka, di Dusun II, Gang Cumi, Desa Suka Maju, Sabtu (4/1/25) dinihari.

Sang istri, Beru Surbakti tidak dapat berbicara banyak melihat jasad suaminya telah terbujur kaku dan di tutupi kain. Sesekali ibu dari tiga anak itu berteriak di depan jasad suaminya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Peristiwa pembacokan yang diduga dilakukan oleh satu keluarga itu terjadi di warung Gomblo. Belum diketahui pasti penyebabnya, Martius terlibat perkelahian dengan ketiga terduga pelaku AK, BK dan EK.

Salah satu dari ketiganya pun mengayunkan sebilah parang ke arah Martius hingga mengenai bagian perut dan dadanya.

BACA JUGA:  Wujud Kontribusi Ketahanan Pangan, SAE Rutan Kabanjahe Kanwil Kemenkumhan Sumut Panen Jagung

Sontak, Martius pun roboh dan berteriak meminta tolong kepada warga. Warga yang melihat itu pun sempat mencoba melerai perkelahian tersebut.

Namun sayang, Martius yang telah mendapat luka bacokan terjatuh persis di depan Gereja HKBP Suka Maju.

“Sempat teriak minta tolong korban ini. Tapi karena takut, warga belum berani menolong. Karena salah satu pelaku masih terlihat memegang parang,” ucap salah seorang pelayat bermarga Ginting.

Hingga akhirnya para pelaku menjauh dari korban, warga pun mengevakuasi korban yang penuh luka ke rumah sakit Bethesda.

“Sempat dibawa ke Bethesda, tidak lama meninggal. Terus dibawa ke rumah sakit bhayangkara,” lanjut Ginting.

Hingga saat ini, Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat ketika dikonfirmasi belum bersedia memberikan keterangan. (Adi)