SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KRIMINALNUSANTARA

Seorang Pria Tewas Dikeroyok Saat Kericuhan Pelantikan Salah Satu OKP

×

Seorang Pria Tewas Dikeroyok Saat Kericuhan Pelantikan Salah Satu OKP

Sebarkan artikel ini

MEDAN | Buntut kericuhan di Jalan Gatot Subroto, Lalang, Medan Sunggal saat salah satu organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) melakukan pelantikan, seorang warga tewas.

Pria naas itu diketahui bernama Faisal Arie Parinduri (44) warga Jalan Pantai Timur, Gang Sekolah, Medan Helvetia. Ayah enam orang anak itu tewas dikeroyok sejumlah pemuda berpakaian hitam yang diduga seragam salah satu OKP.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Orang tua Faisal, Sahrul Bakti Parinduri (69) saat di temui di rumah duka mengatakan Faisal tewas di keroyok oleh sekelompok orang karena diduga melakukan penyerangan saat pelantikan sedang berlangsung.

Dijelaskannya, saat itu anaknya itu sedang berada di salah satu warung yang tidak jauh dari rumahnya. Mendengar ada kericuhan, Arie dikatakan mendatangi keramaian guna menanyakan perihal yang terjadi.

BACA JUGA:  Berkolaborasi dalam Kebahagiaan: Adira Festival Rayakan Ke-33 dengan Gairah Komunitas dan Bisnis

Naas, saat beranjak dari tempat duduknya sekelompok orang itu langsung menghujaninya dengan pukulan.

“Anak ku duduk di warung. Tiba-tiba ada yang berlarian ke dekat warung itu. Karena di dengarnya ada ribut, dia berdiri melihat mau nanyak ada apa. Tiba-tiba dia di pukuli,” ungkap Sahrul, Senin (14/10/24).

Akibatnya, Faisal mengalami luka di sekujur tubuhnya. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan itu dikatakan sempat di telanjangi oleh para pelaku sebelum meninggalkannya.

“Sampai di telanjangi anak ku kata saksi-saksi yang ngeliat,” lanjutnya.

Setelah tergeletak tak berdaya, Faisal sempat di bawa ke rumah sakit Sundari guna mendapat perawatan. Namun karena alat yang kurang lengkap, Faisal di rujuk ke rumah sakit Bina Kasih.

BACA JUGA:  4 Pelaku Pungli di Objek Wisata Pantai Sejarah Ditangkap Polsek Lima Puluh

Pihak rumah sakit pun menyatakan bahwa Faisal telah menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (14/10/24) pukul 14.00 WIB.

“Habis Maghrib anak ku di bawa ke Bina Kasih karena di Sundari nggak lengkap alatnya. Di Bina Kasih masuk ICU karena kepalanya pecah di belakang. Di jidatnya juga robek. Badannya semua lebam-lebam. Sekitar jam dua siang meninggal,” tuturnya.

Pantauan mawarta di rumah duka, kerabat dan teman-teman Arie silih berganti mendatangi rumah ber cat cream itu. (Adi)