SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NASIONAL

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, Ikuti Pengarahan Presiden di IKN dan Tinjau Pembangunan

×

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, Ikuti Pengarahan Presiden di IKN dan Tinjau Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Presiden Jokowi beri pengarahan kepada seluruh kepala daerah di Istana Garuda IKN. (Foto: Ist)

Penajam Paser Utara – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri pengarahan langsung dari Presiden RI, Joko Widodo, di Istana Garuda, Ibu Kota Negara (IKN) yang baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Pengarahan ini diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia pada Selasa (13/8/2024).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sebelum pengarahan, Franc Bernhard Tumanggor bersama para kepala daerah lainnya berangkat dari Stadion Batakan menggunakan bus dan berkeliling kawasan IKN. Mereka didampingi oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam peninjauan langsung lanskap IKN yang baru dibangun, termasuk Istana Garuda dan kawasan inti pemerintahan.

Bupati Franc mengungkapkan kekagumannya terhadap konsep perencanaan dan pembangunan IKN yang dirancang sebagai kota masa depan.

BACA JUGA:  Kejati Sumut Tetapkan Direktur Inalum Jadi Tersangka Baru, Kerugian Negara Tembus Rp133 Miliar

“Ini adalah pengalaman yang luar biasa bisa melihat langsung kawasan IKN yang dibangun dengan rencana dan konsep kota masa depan. Saya kira konsep perencanaan dan pembangunan IKN ini layak kita contoh, mengingat kondisi Pakpak Bharat yang masih asri dan bisa dikembangkan dengan konsep ini di masa yang akan datang,” ujarnya.

Dalam pengarahan tersebut, Presiden Joko Widodo menekankan dua hal penting, yakni menjaga daya beli masyarakat dan mempersiapkan pelaksanaan Pilkada serentak yang akan berlangsung beberapa bulan ke depan.

Jokowi juga mengingatkan agar anggaran Pilkada digunakan secepatnya untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

Kehadiran Bupati Pakpak Bharat di IKN ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pengembangan daerahnya, terutama dalam merancang pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, seperti yang diterapkan di IKN. (*)