SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Sofia Bonsapia: Dari Anak Biak Numfor Hingga Memimpin Kabupaten Sendiri

×

Sofia Bonsapia: Dari Anak Biak Numfor Hingga Memimpin Kabupaten Sendiri

Sebarkan artikel ini

MAWARTANEWS.com, BIAK NUMFOR |

Sofia Bonsapia, seorang wanita yang memiliki akar kuat di Biak Numfor, Papua, telah meniti perjalanan yang menginspirasi dari masa kecil hingga menjadi seorang pemimpin yang dihormati.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dilahirkan di Adadikam, Distrik Swandiwe, Kabupaten Biak Numfor pada 12 September 1970, Sofia menghabiskan masa kecil dan remajanya di pulau yang indah ini.

Dengan semangat yang tangguh, ia menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di tempat kelahirannya, SD Inpres Numfor pada tahun 1981, SMP Negeri 2 Biak pada 1987, dan SMA YPK Biak pada 1990.

Namun, semangatnya untuk belajar dan berkembang membawanya merantau ke Kota Jayapura setelah lulus SMA. Di sana, Sofia melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih, lulus pada tahun 1996.

BACA JUGA:  Pemkab Batu Bara Buka Penerimaan 354 PPPK Tenaga Guru, Kesehatan dan Penyuluh

Tidak puas dengan pencapaian ini, ia melanjutkan studi Magister Hukum di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan berhasil meraih gelar pada tahun 2008.

Pada tahun 1997, Sofia mulai menapaki karier dalam pelayanan publik sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan setahun kemudian resmi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten Merauke.

Dengan dedikasi dan komitmen yang luar biasa, Sofia terus menanjak dalam karier birokrasi, menerima kenaikan pangkat dan promosi jabatan.

Puncak dari perjalanan kariernya adalah ketika pada tahun 2024, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menunjuknya sebagai Penjabat Bupati Biak Numfor.

Dalam posisi ini, Sofia menggantikan Herry Ario Naap dan Calvin Mansnembra, membawa visi dan semangat baru untuk memimpin kabupaten tempat kelahirannya.

BACA JUGA:  KAI Divre I Sumut Angkut 657 Ribu Ton Barang Sampai Dengan September 2024

Sofia Bonsapia adalah bukti hidup bahwa dengan kerja keras, semangat belajar yang tak kenal lelah, dan komitmen untuk melayani masyarakat, seseorang dapat mencapai puncak kesuksesan bahkan dari lingkungan yang sederhana sekalipun. Ia adalah contoh yang menginspirasi bagi generasi muda Papua dan seluruh Indonesia. (*)