MAWARTANEWS.com, MEDAN – Dalam persiapan menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin, menyampaikan pesan krusial kepada media dan penggiat media sosial. Dalam acara dialog “Kita Kawal Pemilu,” di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Jumat (26/1/24), Hassanudin menegaskan beberapa poin penting yang diharapkan dapat menjadi panduan bagi semua pihak terlibat.
1. Kedepankan Berita Berimbang dan Objektif
Hassanudin menekankan bahwa media memiliki peran vital dalam memberikan informasi akurat dan seimbang. Ia mendorong media untuk menjadi penyalur informasi yang dapat memberikan gambaran yang objektif kepada masyarakat.
2. Integritas dan Profesionalisme
Dalam konteks menjaga integritas dan profesionalisme, Pj Gubernur Sumut menekankan bahwa media harus berperan sebagai agen perubahan yang mendukung proses demokrasi. Sensasionalisme yang dapat memicu konflik dan ketegangan harus dihindari, dan media diharapkan dapat mengedukasi masyarakat dengan informasi yang benar.
3. Peran Strategis Media dan Media Sosial
Hassanudin mengakui peran strategis media dan penggiat media sosial dalam mensukseskan Pemilu. Media diharapkan dapat memberikan informasi akurat dan terverifikasi yang dapat mengedukasi masyarakat seiring dengan momentum Pemilu.
4. Antisipasi Terhadap Hoaks dan Disinformasi
Menyikapi meningkatnya hoaks selama masa kampanye Pemilu, Hassanudin mengajak media untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dalam mengantisipasi potensi tindakan provokatif dan penyebaran disinformasi. Keakuratan, validitas, dan verifikasi informasi harus diutamakan.
5. Meningkatkan Partisipasi Masyarakat
Dalam mengingatkan fakta bahwa partisipasi masyarakat pada Pemilu 2019 mencapai 79,91%, Hassanudin berharap agar media dapat berperan dalam meningkatkan angka partisipasi pada Pemilu 2024. Peran media diharapkan dapat membantu dalam memberikan informasi yang memotivasi masyarakat untuk turut serta dalam proses demokrasi.
Dalam kesempatan yang sama, Pengamat Politik Arifin Saleh menyoroti dampak hoaks pada Pemilu, sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, Ilyas Sitorus, menegaskan peran penting media dan penggiat media sosial dalam menciptakan Pemilu yang damai dan kondusif. Dialog ini menciptakan kesadaran bersama akan tanggung jawab bersama untuk mencapai Pemilu yang berkualitas dan aman. (*)













