MAWARTANEWS.com, DELISERDANG |
Anna Simanjuntak, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Namorambe, yang dikenal sebagai sosok baik dan jujur, kini terjerat kontroversi terkait dugaan penggelapan dana PIP. Meski banyak yang percaya pada integritasnya, tuduhan ini menciptakan kegaduhan di kalangan orangtua, siswa, dan warga sekitar.
Sejak Anna Simanjuntak resmi menjabat pada 23 Agustus 2023, prestasinya dalam memajukan dunia pendidikan di Namorambe diakui. Namun, pada 14 November 2023, namanya dihebohkan oleh tuduhan “Telap Uang Bantuan PIP puluhan siswa.”
Orangtua dan murid yang meragukan berita tersebut bersatu, menyuarakan kepercayaan mereka pada kepala sekolah yang baru. “Ibu kepala sekolah ini orangnya idealis, baik, jujur, dan transparan,” ungkap perwakilan orangtua NS
Meski Anna Simanjuntak membantah tuduhan tersebut, perwakilan orangtua dan wali menyerbu kantornya pada 5 Desember 2023, mempertanyakan arah dana PIP. Dalam pantauan MAWARTANEWS.com, kesalahan tampaknya terletak pada salah seorang staf TU, OB, yang bertanggung jawab atas pendataan calon dan penerima PIP.
Walau berbagai pihak membela Anna Simanjuntak, ada juga spekulasi bahwa kepala sekolah idealis seperti dirinya dapat dilengserkan dengan cepat, sementara kepala sekolah yang kurang transparan dapat bertahan seumur hidup.
Warga sekitar SMA Negeri 1 Namorambe memberikan dukungan kepada Anna Simanjuntak, berharap agar Dinas Pendidikan Sumatera Utara mempertahankannya sebagai kepsek. Mereka melihat Anna sebagai harapan untuk membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan, khususnya meningkatkan jumlah siswa yang diterima di universitas terkemuka seperti USU dan Unimed.
Kontroversi ini memunculkan pertanyaan seputar integritas Anna Simanjuntak, dan masyarakat menanti perkembangan lebih lanjut dalam kasus ini.











