SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NASIONAL

Jelang Pemilu 2024, Praktisi Hukum Ismet Lubis Ajak Masyarakat Mawas Diri Dalam Menentukan Pilihan

×

Jelang Pemilu 2024, Praktisi Hukum Ismet Lubis Ajak Masyarakat Mawas Diri Dalam Menentukan Pilihan

Sebarkan artikel ini
Praktisi Hukum Ismet Lubis S.H.,M.S.P

MAWARTANEWS.com, SERGAI |

Pernak pernik jelang pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024, pastinya para calon anggota legislatif banyak yang tebar pesona kepada masyarakat, mulai dari kunjungan secara door to door hingga janji janji manis, bahkan ada juga yang mengandalkan kekayaannya untuk mendapat suara dari masyarakat, tentu hal itu perlu di sikapi dengan baik oleh masyarakat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Seperti yang disampaikan oleh seorang Praktisi Hukum di kabupaten Serdang Bedagai Ismet Lubis S.H.,M.S.P. mengajak masyarakat khususnya di kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) untuk pintar dalam memilih calon Legislatif maupun calon Presiden 2024 nanti.

Menurutnya, pilihan tersebut nantinya akan mempengaruhi pertumbuhan baik dari sisi ekonomi, kesejahteraan, sosial dan Budaya di tengah masyarakat mulai dari kalangan anak anak hingga orang tua.

BACA JUGA:  Melalui RUPSLB, Bank Sumut Angkat Komisaris Utama Baru

“Uji kualitas mereka, masi ada waktu 4 bulan lagi kedepan, sebaiknya punya pikiran yang cerdas dan memiliki kompetensi, karena jadi legislatif tidak cukup punya duit, tapi mesti punya otak,” kata ismet saat di temui disalah satu cafe di Kecamatan Sei Rampah, Kamis (2/11/2023).

“Ada beberapa hal, cuma karena banyak modalnya saja, caleg caleg otak kosong itu hanya akan mengantarkan anak cucu kita menuju kehancuran di masa depan,” sambungnya.

Untuk itu, ia mengajak agar masyarakat untuk benar benar memilih calon legislatif maupun Presiden RI tahun 2024 mendatang dengan teliti, mencari tau latarbelakannya seperti apa, apakah yang dipilih itu sudah termasuk kedalam kategori sebagai seorang pimpin.

BACA JUGA:  Bank BTN Raih Penghargaan FinanceAsia 23rd Best Companies in Asia Award

“Mari kita sama-sama mawas diri belajar dan pelajari dengan teliti, telanjangi caleg caleg itu dengan ilmu dan kekritisanmu, berhasil atau tidak pekerjaan mu, serahkan kepada Allah, tetapi bahwa anda terhitung di pihak kebenaran,” tutupnya.