SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BREAKING NEWS

17 PMI Ilegal yang Masuk ke Batu Bara Di Limpahkan Ke Imigrasi Tanjung Balai

×

17 PMI Ilegal yang Masuk ke Batu Bara Di Limpahkan Ke Imigrasi Tanjung Balai

Sebarkan artikel ini

Mawartanews.com, Batu Bara |

Kepolisian Sektor Labuhan Ruku Polres Batu Bara, amankan 17 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia pulang ke Indonesia diduga ilegal, Jumat, (17/6/2023).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dijelaskan Humas Polres Batu Bara, Polsek Labuhan Ruku mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada PMI asal Malaysia yang akan naik ke Indonesia melalui jalur tikus. Mendapat informasi tersebut pelapor bersama personil Polsek Labuhan Ruku langsung berangkat menuju ke lokasi, di Lingkungan II Kelurahan Labuhan Ruku Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara provinsi Sumatera Utara.

Ke 17 Migran yang diamankan, 11 orang laki – laki, 5 orang perempuan,1 orang bayi 7 bulan, selain itu Polisi juga mengamankan 2 orang tekong atau nakhoda sampan, 2 orang ABK, 2 orang pengendara becak, dan 1 orang pemilik rumah atau penampungan para PMI.

BACA JUGA:  Satgas TMMD ke 114 Kodim 0211/TT Sampaikan Bahaya Narkoba Kepada Elemen Masyarakat

Masih dijelaskan Humas,”adapun nama-nama PMI antara lain yaitu, Fardiansyah (19) warga Dusun V PJKA Kel. Gonor lama Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, Mustajib (43), Abinasar (40), Purwanto (33), Saidina (22), Murdani (29), Habibi (28) warga Bangka Belitung, Ngadimin (63) warga Lampung, Kusnadi (37) warga Lumajang Jatim, Sukriiman (27) warga Aceh Tenggara, Ahmad Dedek Sunandar (32) warga Bandar Lampung, Asriani (27) warga Bima NTB, Rismayanti (25) warga Simpang Kawat Asahan, Atar Maulana (6), Ritama (27) warga Bima NTB, Ulfa (17) warga Bima NTB, Ningsih Hamzah (27) warga Bima NTB.

Selanjutnya anggota Polsek Labuhan Ruku mengamankan PMI, tekong dan ABK sampan serta barang bukti 17 paspor 9 KTP, 2 unit perahu/sampan, 11 unit Hp, uang pecahan 50 ringgit 9 lembar, uang pecahan 100 ringgit 2 lembar, Uang 100 ribu sebanyak 12 lembar ke Polsek Labuhan Ruku guna proses hukum lebih lanjut,”tutup Humas.

BACA JUGA:  Kecelakaan Tragis di Jalinsum Teluk Mengkudu: Tiga Orang Meninggal Dunia

Terkait penangkapan 17 PMI tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Batu Bara AKP Elysa SM Simaremare melalui Plt Kasi Humas Polres Batu Bara Iptu Abdi Tansar, Minggu (18/6/2023).

Disebutkan lptu Abdi, mereka dipersangkakan telah  melaksanakan penempatan pekerja imigran indonesia dan setiap orang dilarang melaksanakan penempatan yang tidak memenuhi persyaratan pekerjaan Migran Indonesia sesuai Pasal 81 Jo 69 Subs Pasal 83, 30, 68 dan UU RI nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindunga pekerja Migran Indonesia Jo Pasal 56 dan 56 KUHPidana.

“Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan penanganan perkaranya dilimpahkan Kekantor Imigrasi Tanjung Balai”, tutur Abdi didampingi Waka Polsek Labuhanruku Iptu Ahmad Fahmi. (Amri)