KABANJAHE (MAWARTA) – Kurang dari satu bulan sejak dibentuk, Tim Lingkaber Polres Karo berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol, mulai dari pembunuhan berencana, perjudian, hingga pencegahan tawuran dan balap liar di wilayah Kabupaten Karo.
Keberhasilan tersebut disampaikan Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho didampingi Wakapolres Kompol Gering Damanik dan Kasat Reskrim AKP Eriks R dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Karo, Jumat (5/6/2026).
Kapolres menjelaskan, Tim Lingkaber dibentuk untuk memperkuat patroli malam hari sekaligus menekan berbagai gangguan kamtibmas, termasuk kejahatan 3C, perjudian, tawuran, dan balap liar.
Salah satu kasus yang berhasil diungkap adalah dugaan pembunuhan berencana terhadap seorang petani berinisial SS (58), warga Kecamatan Tigabinanga. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan tiga tersangka yang diduga merencanakan pembunuhan untuk menguasai harta korban.
Polisi juga mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana lainnya yang dipicu persoalan mobil rental. Dalam perkara itu, dua tersangka telah diamankan dan saat ini menjalani proses hukum lebih lanjut.
Selain kasus pembunuhan, Tim Lingkaber turut memberantas praktik perjudian di sejumlah lokasi. Dari dua lokasi berbeda, petugas mengamankan 10 tersangka perjudian beserta barang bukti uang tunai dan mesin jackpot.
Tak hanya itu, tim juga beberapa kali menggagalkan aksi tawuran yang melibatkan remaja serta mengamankan sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi kekerasan. Polisi bahkan telah meningkatkan status salah satu pelaku ke tahap penyidikan.
Kapolres Karo menegaskan bahwa keterlibatan anak-anak dan remaja dalam aksi tawuran menjadi perhatian serius. Karena itu, ia meminta peran aktif orang tua untuk mengawasi aktivitas anak di luar rumah.
Selain penindakan, Tim Lingkaber juga mengedepankan langkah pencegahan melalui patroli rutin serta sosialisasi ke sekolah-sekolah guna meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.
“Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Karo dapat berjalan maksimal,” ujar AKBP Pebriandi Haloho. (Hasan)















