SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NASIONAL

Razia Gabungan Lapas Perempuan Jakarta, Narkoba dan Handphone Tak Ditemukan

×

Razia Gabungan Lapas Perempuan Jakarta, Narkoba dan Handphone Tak Ditemukan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (MAWARTA) – Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta bersama Aparat Penegak Hukum (APH) menggelar razia gabungan di area blok hunian warga binaan, Rabu (16/9/2026) malam.

Razia dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk memperkuat keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah masuk serta beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kegiatan diawali apel bersama dan pengarahan yang dipimpin Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta, Wachid Wibowo. Personel diminta menjalankan pemeriksaan secara terkoordinasi dengan mengedepankan keamanan, profesionalitas dan pendekatan humanis.

Razia melibatkan unsur BNNK Jakarta Timur, Polsek Duren Sawit, Koramil 08 Duren Sawit, Kanwil Ditjenpas Daerah Khusus Jakarta serta petugas Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta.

Pemeriksaan menyasar blok hunian dan sejumlah titik yang berpotensi digunakan untuk menyimpan barang terlarang, termasuk telepon seluler, narkoba, obat-obatan serta benda lain yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

BACA JUGA:  Ditemukan 48 Paket Ganja, Alas Hisap Sabu, Mesin Tembak Ikan dan Jakpot, Warga Minta Polisi Segera Tangkap Pengelola Barak Judi dan Narkoba di Pancur Batu

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan narkoba maupun telepon seluler di area blok hunian. Hasil tersebut juga dipublikasikan oleh Lapas Perempuan Jakarta sebagai bagian dari pelaksanaan deteksi dini keamanan.

Sementara barang-barang lain yang ditemukan selama pemeriksaan akan didata dan ditindaklanjuti untuk dimusnahkan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Perwakilan Koramil 08 Duren Sawit menyatakan hasil pemeriksaan bersama menunjukkan tidak adanya narkoba maupun telepon seluler di blok hunian. Kegiatan serupa dinilai perlu dilakukan secara berkala sebagai langkah pencegahan.

Razia gabungan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta bersama APH menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan tertib sekaligus mencegah penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Sinergi antarlembaga akan terus diperkuat melalui pengawasan dan pemeriksaan berkala. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip humanis, profesional dan sesuai prosedur.

Melalui razia tersebut, Lapas Perempuan Jakarta menegaskan komitmennya memperkuat deteksi dini serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. (Jones)