SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NASIONAL

Dies ke-80 Fakultas Hukum UGM: Peringkat 1 di Indonesia & 201–250 Dunia

×

Dies ke-80 Fakultas Hukum UGM: Peringkat 1 di Indonesia & 201–250 Dunia

Sebarkan artikel ini
Gedung Fakultas Hukum UGM Yogyakarta yang meraih peringkat 1 Indonesia dan masuk 201–250 dunia versi QS 2025
Gedung Fakultas Hukum UGM di Yogyakarta. Pada Dies Natalis ke-80, fakultas ini resmi meraih peringkat 1 Indonesia dan masuk 201–250 dunia versi QS 2025. (Foto:Universitas Gadjah Mada)

Yogyakarta (MAWARTA) – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencatatkan prestasi gemilang di level nasional dan internasional.

Dalam peringatan Dies Natalis ke-80 Fakultas Hukum UGM, lembaga ini berhasil mempertahankan peringkat 1 sebagai fakultas hukum terbaik di Indonesia dan menempati peringkat 201–250 dunia menurut pemeringkatan QS World University Rankings by Subject 2025 untuk bidang hukum.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Acara perayaan Dies ke-80 yang digelar di Auditorium Fakultas Hukum UGM, Jumat (13/2) mengambil tema “Konstitusi untuk Rakyat: Mengurai Ketidakadilan Struktural dan Mewujudkan Keadilan Agraria.”

Selain perayaan, momentum ini menjadi ajang refleksi dan apresiasi atas kontribusi fakultas dalam pendidikan hukum Indonesia selama delapan dekade.

Prestasi ini menegaskan posisi Fakultas Hukum UGM sebagai pusat pendidikan hukum berkualitas yang berbasis riset dan pengabdian masyarakat.

Pencapaian ranking global 201–250 menunjukkan bahwa UGM tidak hanya diakui di Indonesia tetapi juga bersaing di kancah dunia dalam hal kualitas akademik, reputasi akademik, reputasi pemberi kerja (employer reputation), dan jaringan penelitian.

BACA JUGA:  IRT Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Jabatan di Polsek Gebang

Peringkat ini menempatkan Fakultas Hukum UGM di posisi teratas di Indonesia dan dalam jajaran 201–250 terbaik dunia dalam QS World University Rankings by Subject, di mana peringkat tersebut merupakan hasil evaluasi bergengsi terhadap institusi pendidikan di level internasional.

Dalam sambutannya, Rektor UGM Prof. Ova Emilia mengapresiasi kerja keras civitas akademika dalam mempertahankan kualitas pendidikan dan riset.

Ia menyebut ranking ini sebagai bukti dari konsistensi dan inovasi yang terus dijalankan oleh Fakultas Hukum UGM, terutama dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi.

Dekan Fakultas Hukum UGM, Dr. Dahliana Hasan, juga menekankan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil akumulasi kerja keras seluruh pihak di fakultas, mulai dari akademik, penelitian, kerja sama internasional, hingga peningkatan pengalaman belajar mahasiswa.

Sepanjang tahun 2025, Fakultas Hukum UGM menjalankan lebih dari 214 kerja sama dengan mitra domestik dan internasional, termasuk institusi pendidikan tinggi di luar negeri.

BACA JUGA:  Jadi Tuan Rumah Harganas, Walikota Bobby Terpacu Turunkan Stunting

Kerja sama ini mencakup kolaborasi akademik, riset lintas negara, serta program pertukaran mahasiswa.

Mahasiswa UGM juga menunjukkan prestasi yang luar biasa melalui keikutsertaan dalam berbagai kompetisi nasional dan internasional, dengan total puluhan penghargaan yang diraih.

Sebagai bagian dari acara Dies ke-80, Fakultas Hukum UGM memberikan UGM Law School Award kepada tiga tokoh inspiratif yang berkontribusi besar dalam dunia hukum Indonesia:

• Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M – Tokoh alumni kontributif

• Aat Rahmawati, S.P – Tokoh pelopor berkelanjutan

• Vincen Kwipalo – Tokoh pejuang keadilan di Papua.